Pemeriksaan Untuk Mendeteksi Dini Komplikasi Ginjal Pada Pasien Diabetes

Mintalah Dokter Anda Untuk Melakukan Pemeriksaan Untuk Mendeteksi Penyakit Ginjal, antara lain :

  1. Pemeriksaan Gula Darah
  2. Pemeriksaan Urin
  3. Pemeriksaan Radiologi berupa rongsent dan usg
  4. Pemeriksaan Biopsi Ginjal

Cara Pencegahan Komplikasi Ginjal Pada Pasien Diabetes

Bagaimana Cara Pencegahannya?

  1. Mengkonssumsi makanan sehat
  2. Menjaga Berat Badan
  3. Pengukuran lingkar perut
  4. Berolahraga secara teratur
  5. Berhenti merokok

Tanda dan Gejala komplikasi Ginjal Pada Diabetes

Apa Tanda dan Gejala Komplikasi Ginjal pada Diabetes?

  1. Tidak nafsu makan
  2. Penurunan Berat Badan
  3. Sulit berfikir
  4. Kulit terasa kering dan gatal
  5. Keram Otot
  6. Gangguan tidur
  7. Mual dan Mutah
  8. Pembengkakan di beberapa bagian tubuh ( sekitar mata, kaki dan pergelangan tangan)
  9. Sering buang air kecil

Berapa Kadar Gula Darah Tergolong Pra Diabetes?

Prediabetes merupakan kondisi dimana kadar gula darah lebih dari normal, tetapi tidak cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai diabetes melitus tipe 2. Kondisi prediabetes ini jika dibiarkan akan mengalami progresivitas dan berkembang menjadi diabetes melitus tipe 2.

Gejala Prediabetes

Pada umumnya, pengidap prediabetes tidak memiliki gejala. Namun, gejala sederhana dari diabetes harus diwaspadai agar tidak berkembang menjadi diabetes tipe 2. Gejala klasik dari diabetes adalah:

  • Selalu kehausan
  • Selalu lapar
  • Peningkatan frekuensi berkemih

Diagnosis Prediabetes

Diagnosis prediabetes ditegakkan apabila hasil pengecekkan kadar gula dalam darah :

  • Kadar gula darah puasa: 100-125 mg/dL
  • Toleransi glukosa oral: 140-199 mg/dL
  • Tes HbA1C: 5.7 – 6.4%

Berapa Kadar Gula Darah Tergolong Normal?

  1. Gula darah sewaktu di dapatkan 70 – 139 mg/dL

2. Gula darah puasa di dapatkan 70 – 99 mg/dL

3. Gula darah 2 jam setelah makan di dapatkan 70 – 139 mg/dL

4. HbA1c di dapatkan <5,7%

Bagaimana Seseorang disebut Diabetes?

Diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin ataupun keduanya. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia.

Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik, dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.

Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin yang diproduksi oleh pankreas, yaitu organ yang terletak di belakang lambung. Pada penderita diabetes, pankreas tidak mampu memproduksi insulin sesuai kebutuhan tubuh. Tanpa insulin, sel-sel tubuh tidak dapat menyerap dan mengolah glukosa menjadi energi.

Diagnosis DM ditegakkan dengan pemeriksaan kadar gula darah. Terdapat berbagai keluhan yang dapat ditemukan pada penderita DM, seperti :

  • Keluhan Klasik : polyuria (sering kencing), polydipsia (sering haus sehingga banyak minum), polyphagia (sering merasa lapar walaupun sudha makan), dan penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya
  • Keluhan lain : lemah badan, mata kabur, kesemutan, gatal, luka yang tidak dapat sembuh, dll

Seseorang dikatakan diabetes apabila kadar gula darah :

  • Gula darah sewaktu didapatkan ≥ 200 mg/dL
  • Gula darah puasa didapatkan ≥ 126 mg/dL
  • Gula darah 2 jam setelah makan didapatkan ≥ 200 mg/dL
  • HbA1C didapatkan ≥ 6,5%

Apakah Diabetes itu?

Diabetes adalah penyakit kronis serius yang terjadi karena pankreas tidak menghasilkan cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau glukosa), atau ketika tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya