
Bagaimana Cara Pencegahannya?
- Mengkonssumsi makanan sehat
- Menjaga Berat Badan
- Pengukuran lingkar perut
- Berolahraga secara teratur
- Berhenti merokok
diabetEasy
Bagaimana Cara Pencegahannya?
Apa Tanda dan Gejala Komplikasi Ginjal pada Diabetes?
Senam kaki diabetes adalah suatu kegiatan atau latihan yang dilakukan oleh pasien Diabetes Melitus (DM) untuk mencegah terjadinya luka (ulkus diabetikum) dan membantu melancarkan peredaran darah bagian kaki.
Manfaat senam kaki diabetes, yaitu :
Melakukan senam kaki diabetes selama 30 menit, minimal 4 kali dalam seminggu dapat menurunkan resiko terjadinya ulkus diabetikum ( luka pada kaki).
Apa saja Faktor Risiko dari Diabetes Gestasional?
Komplikasi akibat dari Diabetes Melitus Gestasional akan dirasakan pada ibu dan juga pada janin. Komplikasi dan risiko pada Ibu dengan DM Gestasional antara lain :
Dari beberapa penelitian separuh dari wanita yang menderita DM Gestasional pada saat hami memiliki peningkatan risiko DM tipe 2 setelah 5 – 10 tahun dibandingkan populasi umum.
Selain komplikasi pada Ibu, Komplikasi dan risiko dari pada bayi dengan Ibu Diabetes Gestasional adalah:
Bagi Ibu hamil yang tidak memiliki Diabetes Gestasional penting sekali untuk mencegah Diabetes Gestasional dengan 3 langkah yang dapat disingkat 3P yaitu :
Penurunan berat badan bila overwight
Persiapan kehamilan yang baik ( perencanaan usia kehamilan, pemeriksaan gula darah sebelum hamil dan pola hidup sehat sebelum hamil)
Pantau peningkatan berat badan selama hamil
Diabetes Gestasional adalah diabetes sementara yang berkembang selama kehamilan. Seorang perempuan yang memiliki Diabetes Gestasional dalam satu kehamilan memiliki resiko lebih tinggi terkena Diabetes Gestasional pada kehamilan berikutnya.
Apa saja Gejala dari Diabetes Gestasional?
Gejala tidak selalu dirasakan oleh wanita hamil, namun gejala dapat dirasakan saat gula darah melonjak, gejeala yang timbul yaitu sebagai berikut :
a. Sering buang air kecil
b. Sering merasa haus
c. Mudah merasa lelah
d. Penglihatan buram
e. Mulut terasa kering
Tidak semua gejala yang disebutkan diatas mengindikasikan kondisi Diabetes Gestasional, kondultasikan dengan dokter/bidan untuk mengetahu lebih lanjut.
Makanan untuk kesehatan tubuh memang perlu diperhatikan baik dari jenis, jumlah dan jadwalnya.
1.Jenis
Utamakan dalam memilih jenis makanan yang rendah kolesterol, tinggi serat dan rendah indeks glikemiknya. Perhatikan juga variasi dari makanan yang mengandung karbohidrat, protein, buah dan sayuran. Berikut contoh jenis makanan yang bisa anda jadikan refernsi
2.Jumlah
Disesuaikan dengan berat badan memadai, yaitu berat badan yang dirasa nyaman untuk seorang diabetesi. Jumlah makanan yang dikonsumsi juga dapat disesuaikan dengan hasil konseling gizi
Standar Komposisi
3.Jadwal
Jadwal makan terdiri dari 3 kali makan utama dan 2-3 kali makan selingan yang mengikuti prinsip porsi kecil
Dengan mengkonsumsi makanan yang tepat, tubuh menjadi sehat dan dapat mencegah terjadinya komplikasi diabetes terutama penyakit jantung
Olahraga dengan Prinsip Baik, Benar dan Terukur yaitu:
Jika anda memiliki diabetes dan menggunakan insulin suntik, jangan disuntikkan di area yang banyak digerakkan saat olahraga
Olahraga dilakukan sesuai kondisi kesehatan dan kemampuan fisik
Olahraga yang dianjurkan untuk orang dengan diabetes adalah yang sifatnya aerobik seperti:
Dalam upaya mencegah atau mengurangi resiko terjadinya Penyakit Jantung pada Diabetes, hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut
1.Menjaga Berat Badan
Dapat dilakukan dengan memperhatikan asupan makanan dan aktif secara fisik
2.Mencegah Tekanan Darah Tinggi / Hipertensi
Mengusahakan tekanan darah dibawah 140/90 mmHg. Dapat dilakukan dengan pola makan yang tepat serta mengkonsumsi obat dengan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter
3.Cek Kolesterol
Memeriksakan kadar lemak darah termasuk kolesterol minimal 1x dalam setahun
4.Periksa Kesehatan Jantung
Bila anda memiliki gejala dan tanda yang mengarah ke penyakit jantung, segera periksakan ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan kesehatan jantung seperti rekam jantung (EKG) serta pengukuran Indeks Pergelangan Kaki (Ankle Brachial Indeks)
5. Membatasi Konsumsi Garam
Konsumsi garam sebaiknya dibatasi untuk mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah, dengan anjuran kurang dari 2.300 mg atau kurang dari 1 sendok teh dalam sehari
6. Berhenti Merokok Dan Minum Alkohol
Perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dan pencegahan untuk terjadinya suatu kerusakan pada tubuh yang menjadikan sakit yaitu berhenti merokok dan berhenti minum alkohol
Diabetes dan Penyakit Jantung adalah penyakit yang memerlukan perhatian khusus. Kadar gula darah yang tinggi merupakan suatu ketidaknormalan dalam tubuh, yang lambat laun akan berpengaruh terhadap kekakuan atau penyempitan pembuluh darah.
Akibat dari gangguan pembuluh darah ini dapat terjadi terutama pada penyakit jantung seperti “Sindrom Koroner, Iskemik atau Infark Miokard, Angina Stabil atau Tidak Stabil, maupun Stroke”
Siapa saja yang beresiko terkena penyakit jantung pada diabetes?
Lalu, bagaimana gejala dan tandanya?